Kamis, 10 Mei 2012

bank papua




http://bankpapua.com/images/visi.jpg
"Menjadi bank komersial yang kuat dan unggul, kebanggaan masyarakat Papua".
Mempunyai makna sebagai berikut :

Menjadi
  • Mencerminkan keinginan Bank Papua melakukan tr anformasi dari Bank Pembangunan Daerah menjadi Bank Umum.
Bank Komersial
  • Bank Papua sebagai business entity akan dikelola secara professional dengan memperhatikan prinsip-prinsip komersial sehingga dapat menghasilkan laba yang optimal dan memberikan nilai kepada pemegang sahamnya melalui deviden.
  • Bank Papua akan menyediakan produk-produk perbankan yang bersaing sesuai dengan target pasarnya.
  • Bank Papua akan melayani nasabah individu, UKMK (Usaha Kecil Menengah dan Koperasi) serta Korporasi termasuk Pemerintah Daerah.
Kuat
  • Mewujudkan sebagai bank yang sehat memiliki kinerja yang baik dan memiliki daya tahan terhadap ancaman, baik dari luar maupun dalam sehingga dapat menjalankan operasional perbankan secara berkelanjutan.
  • Dalam menjalankan operasional perbankan Bank Papua akan selalu mengacu kepada prinsip kehati-hatian, mentaati regulasi perbankan dan aturan yang ditetapkan Bank Indonesia serta melkasanakan prinsip dan praktek good corporate governance (GCG).
Unggul
  • Bank Papua akan dikelola secara professional dengan dukungan SDM dan teknologi yang tepat dan handal.
  • Bank Papua akan mempertahankan posisi sebagai bank terbesar di Papua.
  • Bank Papua akan memberikan produk dengan layanan prima lebih baik dari pesaing.
Kebanggaan
  • Menjadi mitra nasabah dan masyarakat dalam mencapai tujuannya, sehingga menimbulkan kebanggaan masyarakat terhadap Bank Papua.
  • Memiliki nilai budaya perusahaan yang mengakar pada nilai dan
    budaya setempat.
Masyarakat Papua
  • Adalah masyarakat yang memiliki ikatan ekonomi, sosial-budaya dan demografi terhadap Papua, baik yang berada didalam maupun diluar wilayah geografis Papua.
http://bankpapua.com/images/misi.jpg

  1. Menyediakan produk perbankan yang bersaing bagi nasabah individual, UKMK dan korporasi dalam rangka memperoleh laba yang optimal;
  2. Mengelola dana Pemerintah dan Masyarakat;
  3. Mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah Papua melalui jaringan kerja yang tersebar luas;
  4. Melaksanakan operasional perbankan berdasarkan prinsip kehati-hatian dengan dukungan SDM yang handal, organisasi yang kuat dan teknologi yang tepat;
  5. Memberikan pelayanan prima dan kepuasan kepada nasabah;
  6. Membangun citra perusahaan yang berakar dari nilai-nilai budaya setempat dalam rangka menjadi bank pilihan masyarakat Papua.

Sejarah Singkat
PT. Bank Pembangunan Daerah Papua yang sebelum menjadi Perseroan Terbatas bernama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Irian Jaya, didirikan pada tanggal 13 April 1966 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Irian Barat Nomor:37/GIB/1966 dan disahkan menjadi Peraturan Daerah Propinsi Irian Barat Nomor 1 Tahun 1970 tanggal 23 Maret 1970 pada Lembaran Daerah Propinsi Irian Barat no. 42 tahun 1970, kemudian sesuai Surat Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor Kep.283/DDK/II/1972 tanggal 15 Juli 1972 tentang pemberian izin usaha Bank Pembangunan Daerah Irian Barat berkedudukan di Jayapura melaksanakan operasional sebagaimana Bank Umum lainnya dengan Modal Dasar pertama kali ditetapkan sebesar IB Rp.4.000.000,-.
Selanjutnya telah beberapa kali terjadi perubahan Peraturan Daerah dan yang terakhir Peda Nomor 7 tahun 1996 terdapat perubahan modal dasar bank menjadi Rp.50 miliar. Kemudian Keputusan RUPS Nomor: 05/SK/RUPS-BPD/XII/2000 telah diputuskan untuk mengubah bentuk hukum Bank Pembangunan Daerah Irian Jaya dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT).
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan pada tanggal 17 Juni 2001 disetujui perubahan modal Dasar menjadi Rp.150.000.000.000,- sekaligus mengubah bentuk hukum dari Perusahaan Daerah menjadi Perseroan Terbatas yang dituangkan kedalam Peraturan Daerah Propinsi Papua Nomor 2 Tahun 2002 tanggal 21 Mei 2002 tentang Bank Pembangunan Daerah Papua dan telah diundangkan dalam Lembaran Daerah Provinsi Papua Nomor 23 Tahun 2002, dan Akta Pendirian Perseroan Terbatas Nomor 1 dan disahkan Menteri Kehakiman dan HAM Republik Indonesia Nomor C.13031 HT.01.01 Tahun 2002 tanggal 16 Juli 2002 dan Berita Negara No. 61, Tambahan Berita Negara RI No. 7480 tanggal 30 Juli 2002. Dan telah mendapat persetujuan Deputi Gubernur Bank Indonesia No. 4/147/KEP.Dp.6/2002 tanggal 11 September 2002.
Rapar Umum Pemegang Saham tanggal 17 Juni 2003 diputuskan modal dasar PT. Bank Pembangunan Daerah Papua meningkat menjadi Rp. 500 miliar, sebagaimana dituangkan dalam akta notaris No. 2 tanggal 3 September 2003 dan telah disahkan dengan Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : C-29629 HT.01.04.TH.2003 tanggal 19 Desember 2003 ditetapkan modal dasar PT. Bank Pembangunan Daerah Papua sebesar Rp.500 miliar, hingga saat ini.

Kepemilikan
Jumlah modal disetor PT. Bank Papua sampai dengan akhir tahun 2007 adalah sebesar Rp.384,89 miliar. Apabila dibandingan dengan tahun sebelumnya maka modal disetor PT. Bank Papua meningkat sebesar Rp.86,90 miliar atau sebesar 30,03%.
Modal
Mengingat modal merupakan syarat utama beroperasinya bank secara sehat, maka manajemen PT. Bank Papua senantiasa mengupayakan pengelolaan CAR pada tingkat operable. Upaya mempertahankan CAR dengan pengendalian Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) maupun penambahan modal. Rasio kecukupan modal PT. Bank Papua per 31 Desember 2007 sebesar 31,33%.
Rasio kewajiban pemenuhan modal minimum yang tersedia untuk risiko kredit sebesar 46,67% dan Rasio kewajiban pemenuhan modal minimum yang tersedia untuk risiko kredit dan pasar sebesar 31,33%.
Pendapatan
Total pendapatan PT. Bank Papua pada tahun 2007 sebesar Rp.1.288,41 miliar. Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya maka pendapatan mengalami peningkatan sebesar Rp.413,01 miliar atau sebesar 47,18%.
Kontribusi pendapatan bunga terhadap total pendapatan PT. Bank Papua pada tahun 2007 sebesar 50,06%, provisi dan komisi memberikan kontribusi sebesar 4,04% serta pendapatan operasional lainnya sebesar 0,74%.
Pendapatan bunga pada tahun 2007 mengalami peningkatan sebesar 26,16% dibandingkan tahun sebelumnya, provisi dan komisi tahun 2007 meningkat 56,49% dan pendapatan operasional lainnya sebesar 34,56%.
Biaya
Biaya operasional terdiri dari biaya bunga, biaya tenaga kerja, biaya administrasi dan umum, beban penyisihan aktiva produktif dan beban non operasional, dalam tahun 2007 berjumlah Rp.1.066,07 miliar, mengalami peningkatan sebesar 49,67% dibandingkan tahun sebelumnya.
Laba Usaha
Keberhasilan operasional suatu perusahaan dapat diukur melalui beberapa indikator, salah satunya adalah indikator laba usaha.
Laba usaha sebelum diperhitungkan pajak penghasilan pada tahun 2007 sebesar Rp.222,33 miliar, terjadi peningkatan sebesar 36,31% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Jaringan Kantor / 16 Maret 2012
Sebagai salah satu faktor pendukung operasional yang amat penting bagi suatu bank adalah tersedianya unit-unit layanan nasabah, yaitu berupa kantor maupun layanan ATM. Jaringan operasional PT. Bank Papua tersebar di seluruh Kabupaten/Kota dan Kecamatan untuk memberikan layanan bagi para nasabah. Jaringan kantor PT. Bank Papua sampai saat ini sebanyak 128 kantor dan 235 Deleivery Channel yang terdiri dari 154 ATM ( tergabung dengan Jaringan ATM Bersama dengan jumlah peserta sebanyak 64 bank dengan 7500 lebih ATM dan Jaringan ATM Prima dengan jumlah 29 bank dengan jaringan 6500 lebih ATM yang tersebar di seluruh Indonesia), 60 Unit EDC, 1 unit CDM, 14 Kasda Online dan 6 Kantor Samsat Online.










SUSUNAN MANAJEMEN BANK PAPUA

http://bankpapua.com/foto/m_komut.jpg
Komisaris Utama
Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA
Lahir di Sorong, 1956 Menjabat sebagai Komisaris Bank Papua sejak 2002, Memperoleh gelar Master Business of Administration dari Business School University of Durham UK dan gelar Doktor dari Universitas Hasanuddin Makasar. Dan saat ini juga menjabat sebagai Rektor Universitas Cenderawasih.

Komisaris
Prof. Dr. Frans Wanggai
Lahir di Serui, Desember 1944, Pendidikan terakhir Pasca Sarjana S3 Institut Pertanian Bogor tahun 1993. Menjabat sebagai Komisaris Bank Papua sejak tanggal 19 Juni 2008
http://bankpapua.com/foto/m_komwanggai.jpg

http://bankpapua.com/foto/m_komtedjo.jpg
Komisaris
Drs. Tedjo Soeprapto, MM
Lahir di Surakarta, Desember 1949, Meraih gelar Magister Manajemen pada Universitas Hasanuddin tahun 2002. Menjabat sebagai Komisaris Bank Papua sejak tanggal 19 Juni 2008.

Komisaris
Drs. Amos R Yap
Lahir di Napan, Juli 1944, Pendidikan Terakhir Sarjana Pemerintahan Institut Ilmu Pemerintahan Jakarta. Menjabat sebagai Komisaris Bank Papua sejak tanggal 19 Juni 2008.
http://bankpapua.com/foto/m_komamos.jpg

http://bankpapua.com/foto/m_dirut.jpg
Direktur Utama
Ir. Eddy Rainal Sinulingga, MBA
Lahir di Medan, 5 Maret 1962, Menjabat sebagai Direktur Utama Bank Papua sejak tanggal 17 November 2008, Pendidikan terakhir Pasca Sarjana Rensselaer Polytechninc Institute, Troy, New York, USA.

Direktur Operasi Bisnis
Willyam Sada, SE
Lahir di Biak, Tanggal 22 Mei 1958, Pendidikan terakhir Sarjana Ekonomi(SE) Universitas Cenderawasih Papua Tahun 2003. Bekerja sejak tanggal 02 Mei 1985. Menjabat sebagai Direktur Operasi Bisnis tanggal 28 April 2009.
http://bankpapua.com/foto/m_dirbis.jpg

http://bankpapua.com/foto/m_dirbang.jpg
Direktur Pengembangan Korporat
Johan Kafiar, SE, MM
Lahir di Biak, 1 Juni 1958, Menjabat sebagai Direktur Pengembangan Korporat Bank Papua sejak tanggal 21 September 2007, Pendidikan terakhir Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin, lulus pada tahun 2004, bekerja di Bank Papua sejak tahun 1984.

Direktur Kepatuhan
Drs. Nadjib Bachmid, MM
Lahir di Labuha Bacan, 18 Agustus 1957, Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Bank Papua sejak 21 September 2007, Pendidikan terakhir Pasca Sarjana Univeristas Hasanuddin, bekerja di Bank Papua sejak tahun 1986.
http://bankpapua.com/foto/m_dirpat.jpg

http://bankpapua.com/foto/e_skai.jpg
Kepala Satuan Kerja Audit Intern
Drs. Frens Mambrisau, MM
Lahir di Sorong, 1959 Menjabat sebagai Ketua SKAI sejak 2003, Pendidikan terakhir Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin Kerjasama Universitas Cenderawasih.

Kepala Divisi Treasury dan International
Sharly Parangan, SE
Lahir di Rantepao, Mei 1962 Menjabat sebagai Kepala Divisi Treasury dan Internasioanl sejak 2009 Pendidikan terakhir Sarjana, bekerja di Bank Papua sejak 1989.
http://bankpapua.com/foto/e_treasury.jpg

http://bankpapua.com/foto/e_rm.jpg
Kepala Divisi RM
Jefry Sani Phiter Siing, SP
Lahir di Palu, 17-08-1963 Menjabat sebagai Kepala Divisi RM sejak Maret 2010, Pendidikan terakhir Sarjana Pertanian

Kepala Divisi Umum
H e r a w a t i, SE
Lahir di Yogyakarta, 1958 Menjabat sebagai Kepala Divisi Umum sejak tahun2009, Pendidikan terakhir Sarjana Ekonomi, bekerja di Bank Papua sejak 1985.
http://bankpapua.com/foto/e_umum.jpg

http://bankpapua.com/foto/e_renkeu.jpg
Kepala Divisi Perencanaan Keuangan
Martha A. Rumaseuw
Lahir di Merauke pada tanggal 21 Agustus 1966. Menjabat sebagai Kepala Divisi Perencanaan dan Keuangan sejak bulan Juli 2011. Pendidikan terakhir Sekolah Lanjutan Atas dari SMA YPPK YOANES XXIII tahun 1987.

Kepala Divisi SDM
Petronella S.T Rumbiak, SE.MM
Lahir di Biak, 1960 Menjabat sebagai Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Rakyat sejak 2009 Pendidikan terakhir Pasca Sarjana Universitas Hasanudin Makasar tahun 2003.
http://bankpapua.com/foto/e_sdm.jpg

http://bankpapua.com/foto/e_bisnis.jpg
Kepala Divisi Bisnis
Ir. Marthen F. Akihary, MM
Lahir di Aboru, 1964 Menjabat sebagai Kepala Divisi Bisnis sejak tahun 2009. Pendidikan terakhir Pasca Sarjana Manajemen SDM Universitas Cenderawasih tahun 2006.

Kepala Divisi PER
Ir. Johanis Walasary, MM
Lahir di Waai/Ambon pada tanggal 03 Juli 1958. Menjabat sebagai Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Rakyat sejak bulan Juli 2011. Pendidikan terakhir Pascasarjana dari Universitas Cenderawasih Program Magister Manajemen Keuangan tahun 2004.
http://bankpapua.com/foto/e_per.jpg

http://bankpapua.com/foto/e_pengembangan.jpg
Kepala Divisi Pengembangan
Benedictus Renny See, SE,SH
Lahir di Jakarta, 1961 Menjabat sebagai Kepala Divisi Pengembangan sejak 2009 Pendidikan terakhir Sarjana Universitas Cenderawasih Papua tahun 2000.

Kepala Divisi Teknologi Informasi
Ir. Parwoto Kristianto,SE,MM
Lahir di Solo, 1964 Menjabat sebagai Kepala Divisi Teknologi Informasi sejak 2009. Pendidikan terakhir Pasca Sarjana Universitas Cenderawasih Papua tahun 2002.
http://bankpapua.com/foto/e_ti.jpg

http://bankpapua.com/foto/e_sekper.jpg
Sekretaris Perusahaan
Patricia Ch. Korua, SH
Lahir di Manokwari Papua, 1963 Menjabat sebagai Kepala Sekretaris Perusahaan sejak 2010 Pendidikan terakhir Sarjana Hukum Universitas Cenderawasih Papua tahun 1987.



























RTGS
Sistem RTGS merupakan suatu sistem transfer dana secara elektronik dalam mata uang rupiah yang diselenggarakan secara seketika per transaksi secara individual (real-time).
Sampai saat ini sistem RTGS telah terkoneksi ke 193 anggota, 191 bank dan 2 non bank
+ Keunggulan
- Jangkauan kiriman uang yang luas, ke lebih 190 bank di Indonesia, tanpa batasan jumlah uang (unlimited).
- Memberikan kualitas pelayanan transfer dana nasabah yang cepat, aman dan efisien.
- Kiriman uang yang online seketika dengan sistem interface RTGS.

+Dukungan Teknologi
Penggunaan sistem interface RTGS memberikan nilai lebih, RTGS Bank Papua transaksi kiriman uang akan dikelola secara online baik masuk maupun keluar.
Kiriman uang masuk yang mencantumkan nomor dan Nama Rekening dengan benar akan diproses seketika oleh interface RTGS. Begitu pula kiriman uang keluar dari 14 Cabang Bank Papua akan diproses ke Bank Tujuan secara online.
Untuk keterangan selengkapnya hubungi Customer Service kami di setiap Kantor Bank Papua terdekat.
 http://bankpapua.com/rtgs.php

bank artha graha (bank swasta)


(BANK ARTHA GRAHA)

Visi
Layanan khas kita merupakan kunci keberhasilan dalam segmen pasar dimana kita berkiprah.
Kita terus berkembang semakin kuat.
Misi
Kita adalah tim tangguh, dengan senang hati memberikan layanan prima kepada nasabah.
Kita bertekad menjadi yang terkemuka, selalu menghasilkan yang terbaik.
Sejarah Singkat PT Bank Artha Graha Internasional Tbk.
PT. Bank Artha Graha Internasional, Tbk., berkedudukan di Jakarta Selatan, semula didirikan dengan nama PT. Inter-Pacific Financial Corporation berdasarkan Akta Nomor 12 tanggal 7 September 1973, dibuat dihadapan Bagijo, S.H., pengganti dari Eliza Pondaag, S.H., Notaris di Jakarta, dengan ruang lingkup usaha sebagai lembaga keuangan bukan bank, dan Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor Y.A.5/2/12 tanggal 3 Januari 1975, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 6 tanggal 21 Januari 1975 Tambahan Nomor 47.

Pada tanggal 10 Juli 1990, PT. Inter-Pacific Financial Corporation mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.

Berdasarkan Akta Nomor 67 tanggal 19 Mei 1992, dibuat dihadapan Adam Kasdarmadji, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 10 tanggal 2 Februari 1993 Tambahan Nomor 591, PT. Inter-Pacific Financial Corporation berubah nama menjadi PT. Inter-Pacific Bank. Pada tanggal 24 Februari 1993, PT. Inter-Pacific Bank mendapatkan izin usaha sebagai bank umum dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 176/KMK.017/1993.

Berdasarkan Akta Nomor 44 tanggal 13 Juni 1997 juncto Akta Nomor 8 tanggal 15 Januari 1998, keduanya dibuat dihadapan Sri Nanning, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 70 tanggal 1 September 1998 Tambahan Nomor 5056, PT. Inter-Pacific Bank berubah nama menjadi PT. Bank Inter-Pacific, Tbk.

Pada tanggal 9 April 1999, PT. Bank Inter-Pacific, Tbk. mengajukan permohonan pembatalan pencatatan (delisting) saham di Bursa Efek Surabaya, dan pada tanggal 19 April 1999, Bursa Efek Surabaya memberikan persetujuan atas permohonan pembatalan pencatatan tersebut.

Pada tanggal 14 April 2005, PT. Bank Inter-Pacific, Tbk. telah menandatangani Akta Penggabungan Nomor 17, dibuat dihadapan Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, dimana PT. Bank Artha Graha menggabungkan diri kedalam PT. Bank Inter-Pacific, Tbk. Penggabungan tersebut telah mendapat izin dari Bank Indonesia dengan Keputusan Gubernur Bank Indonesia Nomor 7/32/KEP.GBI/2005 tanggal 15 Juni 2005, dan berlaku efektif pada tanggal 11 Juli 2005.

Berdasarkan Akta Nomor 27 tanggal 12 Juli 2005, dibuat dihadapan Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan izin dari Bank Indonesia dengan Keputusan Gubernur Bank Indonesia Nomor 7/49/KEP.GBI/2005 tanggal 16 Agustus 2005, PT. Bank Inter-Pacific, Tbk. berganti nama menjadi PT. Bank Artha Graha Internasional, Tbk. Perubahan tersebut telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 101 tangal 19 Desember 2006 Tambahan Nomor 13128.

Perjalanan PT. Bank Artha Graha Internasional, Tbk. berbekal pada kepercayaan stakeholders dengan mempersembahkan value added, cultural capital, dan goodwill untuk peningkatan sosial ekonomi masyarakat.

PT. Bank Artha Graha Internasional, Tbk. berkomitmen untuk menjadi lembaga keuangan yang terkemuka dan selalu menghasilkan yang terbaik dengan memberikan layanan prima untuk mewujudkan kepedulian terhadap kemanusiaan, sosial dan budaya.


















MANAJEMEN
(Dewan Komisaris)
KIKI SYAHNAKRI
KOMISARIS UTAMA
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar55_IN_thumb.jpgLahir tahun 1947. Menyelesaikan pendidikan dari Akademi Militer Nasional tahun 1971 dan selama merintis karir militer beliau dipercaya untuk menduduki berbagai jabatan penting kemiliteran, antara lain sebagai Asisten Operasi KASAD (1998-1999), Panglima Darurat Militer Timor Timur (September-November 1999), Panglima Daerah Militer IX Udayana (November 1999-November 2000), dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (November 2000-Mei 2002). Tahun 2001, beliau dipercaya menjabat sebagai Komisaris Utama PT. ITCI. Sejak tahun 2002 hingga Juli 2005 menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Artha Graha. Juli 2005 hingga saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Artha Graha Internasional.
TOMY WINATA
WAKIL KOMISARIS UTAMA
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar57_IN_thumb.jpgLahir tahun 1958 dan berhasil mengembangkan berbagai usaha di Indonesia. Beliau menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Artha Graha sejak tahun 1990, dan saat ini menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Artha Graha Internasional.
SUGIANTO KUSUMA
WAKIL KOMISARIS UTAMA
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar403_IN_thumb.jpgLahir tahun 1951 dan berhasil mengembangkan usaha di berbagai bidang. Beliau menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Artha Graha tahun 1990 hingga tahun 1999. Tahun 2004, beliau bergabung dengan Bank Inter-Pacific sebagai Komisaris Utama. Setelah merger Bank Artha Graha dan Bank Inter-Pacific beliau dipercaya sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Artha Graha Internasional.
SURYANI PURWITA (INGE)
KOMISARIS INDEPENDEN
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar373_IN_thumb.jpgLahir tahun 1959. Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Trisakti memulai karir sebagai Akuntan sebuah perusahaan tekstil dan distribusi (1984-1988). Karir perbankan berawal sebagai lulusan Management Development Program dari Bank Internasional Indonesia (1988). Selama meniti karir, berbagai jabatan dipercayakan kepada beliau dengan jabatan terakhir sebagai Assistant Vice President. Tahun 1998, beliau bergabung dengan Bank Arta Pratama dan dipercaya sebagai Direktur Marketing & SDM. Setelah merger dengan Bank Artha Graha tahun 1999, beliau dipercaya untuk menjabat Direktur Consumer Banking. Tahun 2005 menjabat sebagai Komisaris Bank Artha Graha Internasional dan sejak Juni 2008 hingga kini dipercaya sebagai Komisaris Independen Bank Artha Graha Internasional.
ANDRY SIANTAR
KOMISARIS INDEPENDEN
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar349_IN_thumb.jpgLahir tahun 1957. Sarjana Hukum dari Universitas Tirtayasa memiliki pengalaman sebagai wiraswastawan dan Penasehat Teknis di Lembaga Bantuan Hukum. Tahun 1997 bergabung dengan Bank Arta Pratama sebagai Koordinator Penyelamatan Kredit dan setelah Bank Arta Pratama merger dengan Bank Artha Graha, beliau dipercaya untuk menempati posisi sebagai Kepala Biro Sekuriti & Penyelamatan Kredit. Tahun 2004 menjabat sebagai Komisaris Bank Artha Graha, dan saat ini sebagai Komisaris Independen Bank Artha Graha Internasional.
REGGIE HARJADI
KOMISARIS INDEPENDEN
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar407_IN_thumb.jpgLahir tahun 1945. Sarjana Ekonomi dari Universitas Katolik Atmajaya yang mulai meniti karir dibidang keuangan pada 1974 sebagai Analis Kredit pada Departemen Pembiayaan di PT. Inter-Pacific Financial Corporation dan tahun 1981 menjadi Manajer pada departemen yang sama. Selanjutnya tahun 1984, dipercaya menjadi Senior Manager Departemen Pembiayaan dan Jasa Korporasi, General Manager Departemen Pembiayaan tahun 1989, serta tahun 1990 dipromosikan sebagai Direktur. Tahun 1993, beliau dipercaya sebagai Direktur di PT. Inter-Pacific Bank dan tahun 2004 dipercaya menjadi Direktur Utama PT. Bank Inter-Pacific, Tbk. Setelah penggabungan usaha antara PT. Bank Inter-Pacific, Tbk. dengan PT. Bank Artha Graha tahun 2005 hingga kini beliau menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Artha Graha Internasional.

(Dewan Direksi)
ANDY KASIH
DIREKTUR UTAMA
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar65_IN_thumb.jpgLahir tahun 1955. Sarjana Ekonomi dari Universitas Katholik Widya Mandala, mengawali karir di PT. Charoen Pokphand Indonesia Animal Feedmill (1979-1981) dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Akuntan. Tahun 1981 hingga 1983 menjabat sebagai Kepala Akuntan dan Keuangan PT. Impex Megah, Surabaya. Tahun 1983 beliau memulai karir perbankan di Citibank dengan jabatan terakhir Vice President sebagai Kepala Custody Service Operation. Sebelum menjabat sebagai Direktur Operasi pada Bank Subentra tahun 1994, beliau menjabat sebagai Kepala Divisi Kontrol di Bank Internasional Indonesia. Tahun 1996 bergabung dengan Bank Artha Graha sebagai Direktur Operasi, sebagai Direktur IT dan Kepatuhan (2001-2005), serta Direktur IT, Kepatuhan dan Risk Management Bank Artha Graha Internasional (2005-2008). Sejak Juni 2008 hingga kini dipercaya sebagai Direktur Utama Bank Artha Graha Internasional.




B. WISNU TJANDRA
WAKIL DIREKTUR UTAMA
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar67_IN_thumb.jpgLahir tahun 1963. Memperoleh gelar Sarjana Administrasi Niaga dari Universitas Indonesia. Karir perbankan dimulai tahun 1989 di Bank Artha Graha dengan jabatan terakhir Senior Manager yang menangani bidang Treasury. Tahun 1993 hingga 1996 berkarir di Bank Ratu dengan jabatan terakhir Vice President sebagai Kepala Divisi Treasury. Tahun 1996, beliau bergabung kembali dengan Bank Artha Graha sebagai Direktur Treasury, Sumber Daya Manusia & Umum. Tahun 1999, dipercaya sebagai Direktur Treasury & Restrukturisasi. Pada 2004 hingga kini, beliau dipercaya sebagai Wakil Direktur Utama Bank Artha Graha Internasional.
HENNY A. NANGOI
WAKIL DIREKTUR UTAMA
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar69_IN_thumb.jpgLahir tahun 1954. Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Advent dan MBA dari University of Philippines. Memulai karir di PT. Ficorinvest (1976-1990), PT. Indover Securitas Company sebagai Vice President bidang Treasury dan Security Trading (settlement dan custodian) (1990-1992), dan PT. Danayasa Arthatama (1993-1994). Pada 1994 bergabung dengan Bank Artha Graha sebagai Kepala Divisi Treasury, dan tahun 1997 dipercaya sebagai Direktur Treasury pada Bank Arta Pratama. Karir beliau berlanjut di Bank Artha Graha pada 1999 sebagai Direktur Sumber Daya Manusia, Umum & Premises, dan kemudian dipercaya menjabat Wakil Direktur Utama pada 2004 hingga kini.
ALEX SUSANTO
DIREKTUR
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar71_IN_thumb.jpgLahir tahun 1961. Menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Sekolah Tinggi Yayasan Akuntansi Indonesia. Memulai karir di Bank Danamon Indonesia (1982-1994) dengan jabatan terakhir sebagai Assistant Vice President, PT. Artiwibawa Holding (1994-1995) sebagai Managing Director, dan PT. Indocitra Finance (1995) sebagai Direktur. Bergabung dengan Bank Arta Pratama pada 1995 sebagai Direktur Operasi. Menjabat sebagai Direktur pada Bank Artha Graha, dan berlanjut di Bank Artha Graha Internasional.
ROBERTUS RUDY TJANDRA THIE
DIREKTUR
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar75_IN_thumb.jpgLahir tahun 1966. Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen dari Universitas Trisakti. Merintis karir sebagai Account Officer di Bank Internasional Indonesia (1989-1993) setelah melalui Management Development Program (MDP). Karir berikutnya sebagai Pemimpin Cabang di PT. Dipo International Bank (1993-1997). Sebelum bergabung di Bank Arta Pratama, beliau menjabat sebagai General Manager Marketing di PT. Danamon Finance (1997-1998). Setelah merger Bank Arta Pratama dengan Bank Arta Graha, berbagai jabatan sebagai pejabat eksekutif telah dilalui. Pada Juni 2008 hingga kini, beliau dipercaya untuk memangku jabatan Direktur Kredit.
WITADINATA SUMANTRI
DIREKTUR
http://www.arthagraha.com/Images/khusus/ar538_IN_thumb.jpgLahir tahun 1947. Menyelesaikan pendidikan dari Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi dan terdaftar sebagai Akuntan Negara Register serta Amsterdam Institute of Finance di Belanda. Beliau pernah bertugas di bank lokal maupun asing dan berbagai sektor usaha seperti retail, manufacturing, perkebunan, holding, dan lainnya. Pada 1999 bergabung dengan Bank Artha Graha sebagai Kepala Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dan dilanjutkan pada Bank Artha Graha Internasional. Pada Juni 2009 dipercaya sebagai Direktur Bank Artha Graha Internasional.

PRODUK
(CONSUMER BANKING)
Tabungan
Jenis Produk Tabungan :
1.
Tabungan Artha (IDR)
2.
Tabungan Prestasi Gemilang (IDR)
3.
Tabungan PratamaX (IDR)
4.
TabunganKu (IDR)
5.
Tabungan PregaEdusave (IDR)
Syarat Pembukaan Tabungan
Dokumen yang dibutuhkan :
-
Formulir Permohonan Pembukaan Rekening
-
Kartu Contoh Tanda Tangan
-
Bukti Identifikasi (SIM/KTP/Paspor/KITT)
Spesifikasi:
Tabungan Artha:
1.
Dalam mata uang Rupiah
2.
Pencatatan transaksi dengan buku tabungan (Passbook)
3.
Bunga dihitung dari saldo harian
4.
Penarikan menggunakan Bukti Penarikan Tabungan atau ATM
5.
Phone Banking
Tabungan Prestasi Gemilang:
1.
Dalam mata uang Rupiah
2.
Pencatatan transaksi dalam bentuk buku tabungan (Passbook)
3.
Bunga dihitung dari saldo harian
4.
Penarikan menggunakan Bukti Penarikan Tabungan atau ATM
5.
Phone Banking
Tabungan PratamaX :
1.
Dalam mata uang Rupiah
2.
Pencatatan transaksi dalam bentuk passbook
3.
Bunga dihitung dengan sistem bertingkat (tierring system)
4.
Penarikan menggunakan Bukti Penarikan Tabungan atau ATM
5.
Phone Banking
TabunganKu :
1.
Dalam mata uang Rupiah
2.
Pencatatan transaksi dalam bentuk passbook
3.
Bunga dihitung dengan sistem bertingkat (tierring system)
4.
Penarikan menggunakan Bukti Penarikan Tabungan
5.
Bebas Biaya Administrasi
Tabungan PregaEdusave :
1.
Dalam mata uang Rupiah
2.
Pencatatan transaksi dalam bentuk passbook
3.
Bunga dihitung dari saldo harian
4.
Penarikan menggunakan Bukti Penarikan Tabungan
5.
Phone Banking

Deposito Berjangka Rupiah (IDR)
1. Jenis rekening :
   - perorangan
   - perusahaan
2. Jangka Waktu : 1,3,6,12 bulan
3. Perhitungan bunga : per tahun (365/366 hari)
4. Pembayaran suku bunga :
   - setiap bulan sampai saat jatuh tempo
   - pada saat jatuh tempo
5. Perpanjangan deposito :
   - otomatis/tanpa instruksi tertulis pd saat jatuh tempo
   - tidak otomatis/dengan instruksi tertulis
6. Minimum deposito :
   - perorangan : Rp. 1,000,000.00
   - perusahaan : Rp. 1,000,000.00 
Deposito Berjangka US Dollar
1. Jenis rekening :
   - perorangan
   - perusahaan
2. Jangka Waktu : 1,3,6,12 bulan
3. Perhitungan bunga : per tahun (365/366 hari)
4. Pembayaran suku bunga :
   - setiap bulan sampai saat jatuh tempo
   - pada saat jatuh tempo
5. Perpanjangan deposito :
   - otomatis/tanpa instruksi tertulis pd saat jatuh tempo
   - tidak otomatis/dengan instruksi tertulis
6. Minimum deposito :
   - perorangan : US $ 1.000.-
Deposito On Call
1. Jenis rekening :
   - perorangan
   - perusahaan
2. Jangka waktu deposito singkat (minimal 1 hari)
3. Minimum deposito :
   - perorangan : Rp100,000,000.00
   - perusahaan : Rp100,000,000.00
4. Perpanjangan deposito :
   - otomatis (Automatic Roll Over)
   - tidak otomatis (await instruction)



Rekening Koran/Giro
Jenis/macam produk :
1. Rekening Giro (Rupiah/IDR & USD)
2. Graha Gaya
3. Graha FX

Syarat Pembukaan Rekening Giro :
1. Mengisi Formulir permohonan pembukaan rekening
2. Fotokopi Identitas (KTP/SIM/KITAS/KIMS dll)
3. Surat Referensi :
- Perorangan : Kartu Keluarga & NPWP
- Perusahaan : Akte Pendirian,TDP,SIUP,NPWP,Referensi Dagang/Bank
- Profesional : Referensi Bank,Ikatan Profesional & NPWP

Graha Gaya
Spesifikasi :
1. Khusus Graha Gaya merupakan rekening untuk nasabah perorangan
2. Penarikan menggunakan Cek/BG
3. Pencatatan Transaksi menggunakan Statement of Account Bulanan
4. Bunga dihitung berdasarkan saldo rata-rata
5. Dibuka dalam mata uang rupiah.
6. Fasilitas ATM

Graha FX (Simpanan Dalam US Dollar)
Spesifikasi :
1. Mata uang USD
2. Pencatatan dalam bentuk statement of account bulanan
3. Bunga dihitung dari saldo harian
4. Online systems
5. Penarikan menggunakan payment order 

(PERBANKAN ELEKTRONIK)
ATM - GrahaCash
ATM GRAHACASH adalah salah satu layanan perbankan elektronik dari Bank Artha Graha Internasional yang memberikan keluasaan, kemudahan dan kenyamanan bagi Anda untuk melakukan transaksi perbankan selama 24 jam sehari - sepanjang tahun.

Untuk mendapatkan layanan ini, segera buka rekening Tabungan atau Giro Perorangan di Bank Artha Graha Internasional dan lengkapi juga formulir permohonan aplikasi kartu ATM Grahacash.

Layanan finansial yang dapat dilakukan melalui ATM GRAHACASH Bank Artha Graha Internasional antara lain :

1. Penarikan Tunai
Penarikan tunai dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, baik di mesin ATM Bank Artha Graha Internasional maupun ATM Bank lain yang tergabung dalam jaringan ALTO.

2. Pemindahbukuan Antar Rekening
Pemindahbukuan (transfer) antar rekening dapat dilakukan untuk :
- sesama rekening di Bank Artha Graha internasional, atau
- antar rekening Bank anggota ALTO/ ALTO Fund Transfer

3. Informasi Saldo
Informasi saldo dapat dilakukan di setiap mesin ATM Bank Artha Graha Internasional maupun ATM Bank Lain yang tergabung dalam jaringan ALTO

4. Perubahan PIN untuk kartu ATM GRAHACASH
5. Pencetakan 5 (lima) transaksi terakhir (mini statement)

Saat ini ATM Bank Artha Graha Internasional sudah tersedia di cabang kami yang tersebar hampir di seluruh kota besar di Indonesia .
Selain itu, kartu ATM GRAHACASH juga dapat digunakan di lebih dari 3300 mesin ATM bank yang berlogo ALTO. 

GrahaCall - Phone Banking
GrahaCall merupakan salah satu layanan perbankan 24 jam melalui telepon, yang cepat, akurat dan mudah dari PT Bank Artha Graha Internasional Tbk.

Untuk menikmati kemudahan ini, Anda hanya perlu menghubungi nomor telepon :
1. Untuk wilayah Jabotabek : 021-515 2152
2. Untuk wilaya luar Jabotabek : 0-800-191-8880

Bila Anda ingin menggunakan fasilitas GRAHACALL, hubungi segera kantor kami yang terdekat, untuk mendapatkan Nomer Sandi yang dapat digunakan dalam mengakses GrahaCall.

Layanan GrahaCall yang meliputi :

1. Layanan Perbankan
- Informasi saldo
- Mutasi singkat (5 transaksi terakhir)
- Permintaan rekening koran melalui telepon di mesin fax (fax on demand)
- Ganti nomer sandi

2. Informasi Perbankan
- Informasi produk
- Informasi Layanan
- Informasi nilai tukar mata uang
- Informasi suku bunga (tabungan dan deposito)
- Informasi jaringan kantor
- Informasi jaringan ATM

SMS Banking
Kini Anda semakin mudah untuk mendapatkan layanan perbankan hanya dengan menggunakan ponsel berupa SMS dari PT Bank Artha Graha Internasional Tbk.

Caranya begitu mudah :
Daftarkan segera diri Anda ke cabang kami yang terdekat. Anda akan mendapatkan Nomer Sandi untuk melakukan akses pada SMS Banking Bank Artha Graha Internasional.

Penggunaannya sangat mudah dan sederhana (tidak menggunakan kode-kode tertentu) cukup dengan mengetikkan jenis layanan dan nomer sandi.

Contoh untuk layanan informasi saldo, ketik :
SALDO (spasi) SANDI (spasi) (NO.SANDI)
SALDO SANDI 1234

Hubungi Operator dan Nomor Akses SMS Banking Bank Artha Graha Internasional :

1. Satelindo Matrix - Nomor : 0-815-921-3888
2. Indosat M3 bright – Nomor : 0-855-105-3388
3. Telkomsel – Nomor : 0-812-847-5888

Layanan Perbankan melalui SMS Banking yang dapat digunakan meliputi :

1. Layanan Finansial
- Informasi Saldo
- Mutasi singkat (5 transaksi terakhir)
- Ganti Sandi

2. Layanan Informasi
- Informasi nilai tukar mata uang
- Informasi suku bunga